Apa yang dimaksud aplikasi omnichannel marketplace
Aplikasi omnichannel marketplace menghubungkan akun seller Anda di beberapa marketplace (Shopee, TikTok Shop, Tokopedia, dan lainnya) ke satu dasbor: produk diimpor dan disinkronkan, pesanan dari semua kanal masuk ke satu daftar, stok dikurangi di semua kanal saat satu terjual, dan resi dicetak dari satu tempat. Sebagian juga menambahkan toko online sendiri, kasir untuk toko fisik, inbox chat, gudang, atau akuntansi.
Enam kriteria yang benar-benar menentukan
Sebelum membandingkan harga, cek enam hal ini pada setiap kandidat:
- Kanal yang didukung hari ini, bukan "segera hadir". Minta daftar nama marketplace, bukan kata "semua".
- Model harga: per pesanan, per SKU, per pengguna, atau langganan tetap. Hitung dengan volume pesanan Anda tiga bulan terakhir dan perkiraan enam bulan ke depan.
- Apakah toko online sendiri termasuk, dan berapa biaya pembayarannya. Toko sendiri adalah satu-satunya kanal tanpa potongan marketplace.
- Kasir untuk toko fisik: ada atau tidak, dan apakah stoknya sama dengan kanal online atau modul terpisah.
- Chat: apakah chat marketplace, WhatsApp, dan Instagram masuk ke satu inbox, dan apakah AI membalas otomatis atau menyiapkan draf yang Anda tinjau.
- Apa yang terjadi saat Anda berhenti: bisakah data diekspor, dan apakah katalog di marketplace tetap utuh.
Per pesanan atau langganan tetap?
Harga per pesanan terasa murah saat volume kecil dan tumbuh bersama penjualan Anda; setiap pesanan tambahan menambah tagihan. Langganan tetap terasa mahal di bulan pertama dan tidak berubah saat pesanan naik. Titik impasnya sederhana: bagi langganan bulanan dengan tarif per pesanan. Contoh: langganan Rp 249.000 dibagi Rp 150 per pesanan adalah sekitar 1.660 pesanan per bulan. Di bawah itu per pesanan lebih murah, di atas itu langganan tetap lebih murah.
Ingat juga biaya yang tidak tercantum di halaman harga: modul tambahan (chat, kasir, gudang) yang dijual terpisah, batas pengguna, dan biaya pembayaran di toko online.
Daftar penyedia di Indonesia (diperiksa 29 September 2026)
Urutan abjad. Setiap baris hanya mengutip apa yang dipublikasikan penyedia di situsnya sendiri pada tanggal pemeriksaan; harga dan fitur bisa berubah. Nama-nama di bawah adalah merek pihak ketiga dan penyebutannya bukan pernyataan kemitraan.
- Batito: langganan tetap Rp 249.000 per bulan (Bisnis) dan Rp 499.000 per bulan (Skala). Shopee, TikTok Shop, Tokopedia, website toko online (biaya pembayaran 2%), kasir POS, satu inbox chat, dan tim ahli bisnis berbasis AI dalam satu paket. Gratis 7 hari.
- HiToko: sistem omnichannel untuk mengelola beberapa toko marketplace secara bersamaan. Halaman harga publiknya tidak bisa kami buka saat pemeriksaan, sehingga harga tidak kami kutip.
- iSeller: platform yang menggabungkan POS, toko online, dan integrasi marketplace; semua paket berfitur sama dan dibedakan menurut ukuran bisnis. Harga per paket tidak ditampilkan di halaman publik saat pemeriksaan.
- Jubelio: Rp 150 per pesanan yang diproses, tanpa batas fitur, pengguna, dan lokasi; termasuk marketplace, webstore, POS, chat, WMS, dan akuntansi.
- Mekari Desty: modular. Desty Omnichannel mulai Rp 25 per pesanan selesai, Desty Chat mulai Rp 119.200 per bulan, Mekari POS Retail Rp 239.000 per bulan, paket gabungan Rp 500.000 per bulan (harga promo saat diperiksa). Shopee, Tokopedia, Lazada, TikTok Shop, Zalora, Blibli.
Cara mencoba dengan aman
Hubungkan satu marketplace dulu, impor produk, dan bandingkan angka stok di dasbor dengan seller center selama beberapa hari. Ubah satu harga dan pastikan perubahannya sampai. Baru setelah itu hubungkan kanal kedua. Uji coba gratis dimaksudkan untuk ini, bukan untuk memindahkan semuanya dalam satu sore.